Showing posts with label dengan. Show all posts
Showing posts with label dengan. Show all posts

Monday, 2 September 2013

Cara Mudah Pengobatan Malaria dengan Laser

JAN29

Nathan Myhrvol, seorang ahli biologi dan patologi mengungkapkan sinar laser dapat membunuh bibit malaria pada darah. Myhrvol menyampaikan temuannya pada acara TED Talk tahun 2010, kemudian menuliskan kelanjutan temuan tersebut di The Hufftington Post.


Myhrvol menjelaskan, ide awalnya dia mengaplikasikan teknologi tingkat tinggi untuk mengatasi permasalahan kesehatan dunia. kemudian bekerjasama dengan Bill Gates dalam sebuah proyek yang disebut sebagai Global Good. "Untuk menyelamatkan kehidupan manusia," kata Nathan.


Bersama Bill Gates, Myhrvol kemudian mengembangkan laser yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit malaria. Temuan ini diwujudkan dalam sebuah alat yang bisa 'menyuntikkan' radiasi laser ke dalam sel darah. Seperti yang diketahui, bibit penyakit malaria berkembang dalam darah, sehingga dengan memanfaatkan laser untuk memanipulasi darah akan bisa mengurangi, bahkan menghilangkan bibit penyakit malaria yang tengah berkembang.


Alat ciptaan Myhrvol diklaim sudah menunjukkan keberhasilan di Afrika, sehingga sebentar lagi alat ini akan diproduksi secara komersial. Konsumennya tentu saja adalah tenaga kesehatan dan rumah sakit di wilayah yang memungkinkan gejala malaria masih berkembang.


 


View the original article here



continue reading

Monday, 26 August 2013

Cegah Kebutaan dengan Mematikan Gen

JAN29

Cegah Kebutaan dengan Mematikan Gen

Dokter mata melakukan bedah katarak pada program bedah katarak gratis Seeing Is Believing di RS Mata Cicendo, Bandung, Jawa Barat (28/5). Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan kedua dunia kasus kebutaan mata. 3,5 juta orang di Indonesia mengalami kebutaan dan katarak menyumbang 70 persen penyebab kebutaan.


Sebuah penelitian menunjukkan sindrom Macular degeneration atau penglihatan berkurang karena penuaan dapat dicegah dengan mematikan salah satu gen dalam sistem kekebalan tubuh. Para peneliti dari Massachusetts Eye dan Ear, Amerika Serikat, menggunakan tikus guna menemukan gen yang memiliki susunan "sistem pelengkap" dari kekebalan tubuh yang akan dimatikan.


Gen pada sistem kekebalan yang dimatikan adalah penyebab sindrom penurunan penglihatan. Hasil penelitian ini sudah ditebitkan dalam jurnal Human Molecular Genetics, Jumat, 16 Agustus 2013. Macular degenerations bisa terjadi pada dalam beberapa bentuk. Bahkan, ada pula yang menyebutkan bahwa Macular degenerations merupakan penyakit bawaan yang dapat mempengaruhi penglihatan anak-anak dan remaja.


Di negara maju, Macular degeneration telah dinyatakan sebagai penyebab kebutaan selama 65 tahun. Sebelumnya, sebuah studi genetika menunjukkan, beberapa komponen dari "sistem kekebalan" merupakan faktor utama pada kebutaan akibat macular degeneration.


Jika ada anggota keluarga yang memiliki sindrom seperti ini, memang sebaiknya lebih waspada dengan mencegahnya sebelum menurun pada generasi berikutnya. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya resiko Macular Degeneration adalah, merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan obesitas. Cara mencegah Macular degeneration ini adalah dengan menghindari faktor risikonya.


 


 


View the original article here

continue reading

Saturday, 4 February 2012

Cegah Alzheimer dengan Rajin Berlatih

JAN29

foto


Selama manusia hidup, otak akan terus bekerja. Kerja otak yang terus-menerus bisa saja membuka kemungkinan bagi otak untuk rusak dan menderita gejala Alzheimer. Namun berdasarkan sebuah penelitian Alzheimer atau kepikunan berat dapat dicegah dengan rajin berlatih otak.


"Genetik hanyalah salah satu faktor penyebab Alzheimer. Namun pilihan pada gaya hiduplah yang menentukan seseorang akan cepat atau lambat menderita gejala alzheimer," ujar Gary Small, dokter yang menulis buku tentang program pencegahan Alzheimer.


Dalam bukunya Small menuliskan program yang dilakukan guna meningkatkan kemampuan otak. Antara lain kegiatan ringan seperti membaca, bermain catur, mengingat kata, dan menyusun puzzle.


"Ada empat faktor, melatih mental, melatih fisik, diet yang sehat, dan memanajemen stres. Jika bisa menjalankan itu semua, akan tercipta suatu sinergi yang dapat Anda rasakan hasilnya, dan dapat memotivasi Anda untuk jangka waktu yang lama," ujar Small.


Dalam bukunya berjudul Alzheimer's Prevention Program, Small juga menyebutkan beberapa makanan yang diyakini dapat mengurangi risiko terkena alzheimer. Small menegaskan, yang terutama dari itu semua, seseorang harus menjalankan gaya hidup sehat.


 


 


 


View the original article here



continue reading

Wednesday, 28 December 2011

Perindah Payudara dengan Stem Cell

JAN29

BANYAK cara untuk merawat kecantikan wajah dan tubuh. Kini kaum hawa sudah tidak malu-malu melakukan perawatan untuk bagian intim, seperti payudara. Untuk tren perawatan 2012, perawatan payudara akan paling banyak diminati.


Perawatan payudara dengan menggunakan stem cell breast augmentation akan menjadi booming pada awal tahun 2012.Tidak perlu menguras banyak biaya, metode yang satu ini terbilang aman dan mampu membentuk payudara sesuai yang Anda inginkan.


“Metode perawatan payudara ini menggunakan lemak tubuh sendiri yang diproses secara khusus untuk diambil stem cell(sel induk)-nya. Tindakan memperbesar payudara dengan menggunakan lemak sebenarnya sudah dikenal sejak lama. Namun, masih kontroversial mengingat tingginya angka penyerapan lemak yang dipindahkan, serta kesulitan dalam tindakan diagnostik dini kanker payudara pasca-fat grafting(cangkok lemak),” kata Dr Enrina Diah SpBP,sekaligus pemilik Ultimo Aesthetic & Dental Center Jakarta dan Surabaya ini.


Menurut Enrina, tidak semua wanita dilahirkan dengan payudara indah dan proporsional.


Karena itu, sebelumnya ada beberapa metode untuk memperindah payudara. Misalnya, breast implant, metode yang sudah sejak lama menjadi pilihan dalam mewujudkan hal itu.Namun, tidak semua wanita dapat menerima adanya benda asing dalam tubuhnya sendiri. Selain itu terjadi kekhawatiran akan efek yang terjadi pada masa mendatang seperti infeksi, bahkan kanker payudara.


“Efek dari breast implant itu bisa macam-macam, terutama kalau tubuh tidak bisa menerima benda asing yang masuk ke dalamnya karena kondisi tiap wanita itu berbeda-beda. Ada yang sensitif,ada juga yang tidak,” katanya.


Dengan kemajuan ilmu kedokteran dalam bidang stem cell,maka aplikasinya juga bisa untuk bidang pencangkokan lemak.


Tindakan tersebut meliputi tiga tahapan penting,meliputi liposuction untuk mengambil lemak dari perut, paha, dan bokong, pengambilan lemak melalui enzim khusus untuk mengekstraksi sel induk. Setelah itu, sel induk dicampurkan kembali dengan lemak yang sudah diambil, kemudian diinjeksi ke payudara. “Tahap pertama diambil dulu lemak dari jaringan perut, paha,atau bokong, lalu diproses terlebih dulu,baru ditempelkan ke payudara. Penggunaan lemak tubuh terbilang jauh lebih aman dibandingkan menggunakan benda asing semacam implan,” sebut Enrina.


Tujuan penggunaan stem cell ini adalahuntuk meningkatkan ketahanan lemak yang dipindahkan dan meningkatkan kualitas jaringan payudara, termasuk kulit dengan adanya perangsangan regenerasi sel. Tindakan yang dilakukan biasanya bersifat outpatient.


Artinya, pasien dapat langsung pulang pascaoperasi mengingat tindakan ini lebih aman dan halus dibandingkan pemasangan implan. Selain itu, proses pemulihannya lebih cepat.


“Jangan dibayangkan tindakannya ini berupa operasi besar karena nyatanya pasien bisa langsung pulang dan prosesnya jauh lebih cepat,” kata Enrina. Kelebihan metode ini, tidak memiliki risiko dari reaksi akibat benda asing seperti kontraktur kapsular.


Tidak ada parut yang terbentuk dalam jaringan payudara. Payudara yang diperbesar pun memiliki bentuk yang sangat natural dan kekenyalan di semua posisi.


“Bentuk payudara nantinya cenderung natural dan lebih kencang, bukan memperbesar dalam batas ukuran yang abnormal,” sebut Enrina. Selain itu, teknologi peremajaan kulit juga makin banyak diminati. Teknologi ultherapy, produser peremajaan kulit yang menggunakan USG noninvasif.


Teknologi ini merupakan teknologi tinggi yang terpercaya terhadap proses peremajaan dan responsif agar kulit lebih kencang dan terlihat sempurna. Selain itu,ultherapy memakai energi ultrasound yang telah digunakan dalam bidang kedokteran selama lebih dari 50 tahun serta uji klinis yang menunjukkan keamanan metode tersebut.


Menurut pakar kecantikan kulit dari Versacon Group, Singapura, Dr Wolfgang, metode tersebut hampir tidak memiliki risiko apa pun baik dalam proses pengerjaan hingga pascatindakan. Jauh lebih aman ketimbang melakukan pembedahan.


“Tentu sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan proses operasi karena metode ini tergolong aman dan cepat,hanya kurang dari satu jam,” kata Wolfgang saat acara diskusi mengenai metode peremajaan kulit. (tty)




View the original article here


continue reading